KURSUS TRISTAR
Jalan Raya Jemursari No 244 Surabaya
Telp : 031-8418404, WA : 081234506352

Pages

Perm. Prapen Indah Blok J5

Senin, 29 Agustus 2016

Chef Ari Purwanto Berbagi Cara Membuat Mie Telur (Basah), Mie Kering, Mie Sayur dan Pangsit Mie Ayam

Praktik ’Noodle Making’ di  Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
A
Chef Ari Purwanto Berbagi Cara Membuat Mie Telur (Basah), Mie Kering, Mie Sayur dan Pangsit Mie Ayam
UNTUK kali kesekian, Laboratorium Praktik Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, membuka kelas pelatihan membuat mie telur (basah), mie kering, mie sayur dan pangsit mie ayam (noodle making) pada Sabtu (27/08/2016) siang.

Sabtu, 27 Agustus 2016

Kursus Tristar - Pelajar Dari Hongkong Tertarik Membuat ‘Arem-Arem’


43 Pelajar Dari Hongkong Tertarik Membuat ‘Arem-Arem’
Di Tempat Kursus Tristar
Suasana tempat ‘Kursus Tristar’ yang terletak di Jl. Prapen Indah J-5 Surabaya, Senin (22/8) lalu agak sedikit berbeda. Kedatangan 43 pelajar dari Hongkong membuat suasana menjadi lebih ramai dan hangat. Dalam kunjungan ini mereka ingin belajar mengenai Culinary dan praktek membuat salah satu makanan khas Indonesia, yaitu Arem-arem.
Bagaimana keseruannya?

Jumat, 26 Agustus 2016

Chef Masario Berbagi Ilmu Cara Bikin Mie Hot Plate Lada Hitam, Ayam Kungpao, Ayam Jamur dan Tom Yum

Pelatihan Mie Hot Plate di Dapur Uji Kursusan Tristar  
Awalid9
Chef Masario Berbagi Ilmu Cara Bikin Mie Hot Plate Lada Hitam, Ayam Kungpao, Ayam Jamur dan Tom Yum
MEMASUKI pekan terakhir bulan Agustus 2016, Lembaga Kursusan Tristar ketempatan untuk melayani peserta pelatihan membuat mie hot plate -- lada hitam, ayam kungpao, ayam jamur dan tom yum-- pada Rabu (24/08/2016).

Rabu, 24 Agustus 2016

Chef Ari Purwanto Berbagi Cara Buat Bakso Halus, Bakso Kasar, Siomay, Tahu Bakso, Kuah dan Sambal Bakso

Kursus Masak Bakso di  Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
A
Chef Ari Purwanto Berbagi Cara Buat Bakso Halus, Bakso Kasar, Siomay, Tahu Bakso, Kuah dan Sambal Bakso
CHEF Ari Purwanto ST.Par., MM., kembali berbagi ilmu membuat aneka bakso kepada enam orang peserta kursus aneka bakso di dapur kuliner 1 Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, lantai 3 Gedung Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Sabtu (20/08/2016).

Kamis, 18 Agustus 2016

Chef Budiono Mengajarkan Teknik Meracik 14 Minuman Mocktail, Squash dan Milk & Cream

Kursus Private Minuman ala Café Bersama Chef Budiono
Chef Budiono Mengajarkan Teknik Meracik 14 Minuman Mocktail, Squash dan Milk & Cream
INSTRUKTUR Food & Beverage (F&B) Product Tristar Institute, chef Budiono kembali dipercaya untuk mengajarkan praktik membuat 14 resep minuman ala café (Mocktail, Squash dan Milk & Cream) secara private kepada Arief Rakhman Hakim, peserta pelatihan dari Magetan di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, pada Sabtu (13/08/2016) siang.

Peserta Diajarkan Cara Buat Takoyaki dan Okonomiyaki (Pizza Jepang)

Kursus Masakan Jepang Bersama Chef Haris Suseno

Peserta Diajarkan Cara Buat Takoyaki dan Okonomiyaki (Pizza Jepang)
LABORATORIUM Praktik Tristar Institute Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya  di lantai 2, kembali menggeliat pada Kamis (11/08/2016) pagi hingga siang hari, untuk menghelat kursus masakan Jepang (Japanese Food).

Senin, 08 Agustus 2016

Peserta Diajarkan Teknik Memasak Bebek Sinjay, Bebek Panggang Ungkep dan Bebek Ireng Suroboyo + Sambalnya

Kursus Masak Aneka Bebek Bersama Chef Haris Suseno
Awalid9
Peserta Diajarkan Teknik Memasak Bebek Sinjay, Bebek Panggang Ungkep dan Bebek Ireng Suroboyo + Sambalnya
KESIBUKAN Laboratorium Praktik Tristar Instiutte Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya  di lantai 2, kembali menggeliat pada Rabu (03/08/2016) siang hingga sore hari, untuk menghelat kursus masak aneka bebek lengkap dengan sambelannya.

Kamis, 04 Agustus 2016

Chef Ari Purwanto Ajarkan Teknik Membuat Mie Telur (Basah), Mie Kering, Mie Sayur dan Pangsit Mie Ayam

Kursus Masak di  Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
A
Chef Ari Purwanto Ajarkan Teknik Membuat Mie Telur (Basah), Mie Kering, Mie Sayur dan Pangsit Mie Ayam
LABORATORIUM  Praktik Akpar Majapahit Jl  Raya Jemursari No. 244 Surabaya, kembali menghelat kursus membuat mie telur (basah), mie kering, mie sayur dan pasit mie ayam pada Sabtu (30/07/2016) siang. Dalam kursus noodle making kali ini diikuti lima orang peserta, yakni Michelle, Tantik Tandela, Lavenia Susanto, Heri Indrawik (dari Surabaya) dan Febrina (dari Sukodono, Sidoarjo).

Chef Otje H. Wibowo Berbagi Cara Buat Terang Bulan dan Martabak Telur

Kursus Pastry di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
A
Chef Otje H. Wibowo Berbagi Cara Buat Terang Bulan dan Martabak Telur
MATERI pelatihan membuat terang bulan dan martabak telur di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit Jl  Raya Jemursari No. 244 Surabaya, sampai saat ini masih banyak diminati konsumen dan sangat cocok untuk buka usaha rumahan.

Chef Ari Purwanto Praktikkan Cara Buat Bakso Halus, Bakso Kasar, Siomay, Tahu Bakso, Kuah dan Sambal Bakso

Pelatihan Masak di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
A
Chef Ari Purwanto Praktikkan Cara Buat Bakso Halus, Bakso Kasar, Siomay, Tahu Bakso, Kuah dan Sambal Bakso
CHEF Ari Purwanto kembali berbagi ilmu membuat aneka bakso kepada sembilan orang peserta kursus aneka bakso di dapur kuliner 1 Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, lantai 3 Gedung Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Sabtu (23/07/2016).

Rabu, 20 Juli 2016

Chef Haris Suseno Ajarkan Teknik Membuat Pempek Kapal Selam, Gurami Terbang dan Aneka Iga Bakar

Kisah Indri Laraswati, Kursus Masak di Akpar Majapahit
A
Chef Haris Suseno Ajarkan Teknik Membuat Pempek Kapal Selam, Gurami Terbang dan Aneka Iga Bakar
SEKALI merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Pepatah ini sepertinya pas untuk menggambarkan bagaimana antusiasnya Indri Laraswati, ibu satu anak yang kini tinggal di Negeri Kincir Angin, Belanda, untuk belajar masak di Akpar Majapahit Surabaya.

Senin, 20 Juni 2016

Chef Haris Ajarkan Teknik Membuat Ayam Goreng ala Kanton, Ayam Madu, Ayam Rosemary dan Bistik Galatine

Kisah Nuraini dan Any Farida, Kursus Masak di Tristar Institute
A
Chef Haris Ajarkan Teknik Membuat Ayam Goreng ala Kanton, Ayam Madu, Ayam Rosemary dan Bistik Galatine  
TERMOTIVASI untuk menambah ragam menu baru selama Bulan Suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H di rumah makan yang dikelolanya di kawasan Gresik Kota Baru (GKB), Nuraini dan Any Farida --ibu dan anaknya— ini kompak mengikuti kursus private masak Ayam Goreng ala Kanton, Ayam Madu (Honey Roasted Chicken), Ayam Rosemary dan Bistik Galatine di Akpar Majapahit.

Minggu, 19 Juni 2016

Chef Haris Suseno Ajarkan Teknik Membuat Ayam Goreng Ala Kanton

Kisah Nuraini dan Any Farida, Kursus Masak di  Tristar Institute
A
Chef Haris Ajarkan Teknik Membuat Ayam Goreng ala Kanton, Ayam Madu, Ayam Rosemary dan Bistik Galatine  
TERMOTIVASI untuk menambah ragam menu baru selama Bulan Suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H di rumah makan yang dikelolanya di kawasan Gresik Kota Baru (GKB), Nuraini dan Any Farida --ibu dan anaknya— ini kompak mengikuti kursus private masak Ayam Goreng ala Kanton, Ayam Madu (Honey Roasted Chicken), Ayam Rosemary dan Bistik Galatine di Akpar Majapahit.

Selasa, 14 Juni 2016

Belajar Menjadi Juragan Bakso di Tristar Institute

Workshop Menjadi Juragan Bakso di Tristar Institute  
Awalid9
Yuyun Anwar Bimbing 12 Peserta Workshop Praktik Membuat Aneka Resep Bakso Skala Rumahan
LEMBAGA Pendidikan dan Pelatihan Tristar Institute menghelat ”One Day Training dan Workshop Menjadi Juragan Bakso” bersama Yuyun Anwar di Laboratorium Teknologi Pangan Tristar Institute Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya pada Sabtu (20/02/2016).
Workshop Menjadi Juragan Bakso itu diikuti 12 peserta yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Jombang dan Kediri. Para peserta workshop itu adalah Waskitho W, Zainal Arifin, Nuricha, Suriyati, Farida, Eva Susanti, Eny Risnaini, Lilis,  Ang Suyani, Akbar Khemal T.A., dan Reni Suwandawarni.
 

Membuat Fruit Wine Bersama Lidya Nursanti, Instruktur Akpar Majapahit

Membuat Wine Bersama Lidya Nursanti, Instruktur Akpar Majapahit 

Peserta Pelatihan Diajarkan Membuat Wine dari Buah Jambu Merah, Jambu Putih, Nanas, Durian dan Madu  
ANGGUR atau populernya disebut wine adalah minuman beralkohol yang dibuat dari sari anggur jenis Vitis vinifera yang biasanya hanya tumbuh di area 30 hingga 50 derajat lintang utara dan selatan. 
Selain buah anggur, wine juga bisa dibuat dari buah apel, nanas, beras, madu dan jahe merah, seperti yang sukses diujicoba di Laboratorium Teknologi Pangan Akpar Majapahit, Februari 2015 silam. Anggur yang dibuat dari non buah anggur disebut fruit wine.

Praktik Buat Cup Cake dengan Aneka Topping Bersama Laurentia Vivi

Praktik Buat Cup Cake Bersama Laurentia Vivi, Instruktur dari Akpar Majapahit

Peserta Diajarkan Cara Membuat ”Cup Cake” dengan Aneka Topping Cantik

LAURENTIA VIVI, dosen pastry Akpar Majapahit ini, kembali dipercaya untuk mengajarkan cara membuat cup cake dengan aneka topping kepada lima peserta pelatihan, Sabtu (13/02/2016) siang.
Lima orang peserta pelatihan, yakni Dewi Susanti, Nana, Maria, Melisa dan Tenny tampak antusias, saat diajarkan pengetahuan bahan dan praktik cara membuat tiga resep cup cake dengan penampilan cantik dan enak rasanya, oleh instrukturnya Laurentia Vivi. 

Minggu, 29 Mei 2016

14 Taruna Akademi Angkatan Laut Praktik Masak Makanan Eropa di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit

Chef R. Bagus Handoko M.Par Dipercaya Menjadi Instruktur Masak 

14 Taruna Akademi Angkatan Laut Praktik Masak Makanan Eropa di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
UNTUK kali kesekian, Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya kembali mengirim 14 tarunanya ke kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, mengikuti Pelatihan Praktik Perwismaan dan Table Manner selama sepekan.

Akademi Pariwisata Majapahit - Kunjungan Taruna AAL

Akademi Pariwisata Majapahit - Kunjungan Taruna AAL

Latihan Praktek Perwismaan Taruna AAL

Di Akademi Pariwisata Majapahit

Sikapnya yang tegas, rapi dan serius, mungkin ini kesan pertama melihat jajaran para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Bumimoro Surabaya saat berkunjung untuk mengikuti latihan praktek perwismaan di Kampus Akademi Pariwisata Majapahit. Para taruna AAL yang berasal dari Korps Suplai Angkatan 63 ini tidak ingin kalah mempertajam kemampuannya di bidang mengolah makanan. Sebelum memulai praktek kuliner, kegiatan pembukaan secara ceremonial diikuti 14 taruna AAL dan disambut hangat oleh segenap pimpinan serta jajaran dosen Akpar Majapahit yang diadakan di ruang pertemuan lantai 4 kampus Akpar Majapahit.

Pelatihan Masak di Laboratorium Praktik Tristar Institute

Pelatihan Masak di  Laboratorium Praktik Tristar Institute
A
Yuyun Anwar Ajarkan Teknik Membuat Mie Aneka Toping dan Cara Berbisnis Mie Trendy Pedas Berlevel
LABORATORIUM  Praktik Tristar Institute Jl  Raya Jemursari No. 234 Surabaya, kembali menghelat kursus teknik membuat mie aneka toping dan cara berbisnis mie trendy pedas berlevel pada Rabu (25/05/2016) siang.
Kursus membuat mie aneka toping dan cara bebisnis mie trendy pedas berlevel  yang diikuti sebelas orang peserta tersebut dibimbing langsung oleh Yuyun Anwar dan dibantu dua orang asisten. Pelatihan ini mengambil tempat di lantai 3 Laboratorium Praktik Tristar Institute Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya.
Kepada peserta kursus membuat mie aneka toping tersebut, bu Yuyun, sapaan akrab Yuyun Anwar, menerangkan, bisnis mie ayam dengan toping beraneka yang dijual oleh pedagang kaki lima dengan menggunakan gerobak menetap atau berkeliling sampai sekelas resto.
Usaha mie ayam  yang biasa disebut mie pangsit karena dihidangkan dengan potongan pangsit goreng, awalnya bisnis ini memang sangat banyak dikelola baik pribadi maupun kelompok.
Pedagang mie ayam ini seringkali tampil pagi, siang sampai malam ini hadir disetiap tempat di manapun. Dengan porsi penyajian yang rata-rata mengenyangkan, maka mie ayam menjadi pilihan masyarakat kelas menengah bawah.
Umumnya mie ayam disajikan dalam kondisi hangat, semangkuk penuh dan saos sambal yang diambil sesukanya, tentu saja sangat menarik perhatian pelanggan. Mie yang paling banyak menggunakan ayam disajikan dengan kuah langsung yang dicampur.
Usaha mie ayam gerobak sangat banyak jumlahnya. Di kota-kota besar bisa mencapai ratusan pedagang mie ayam yang setiap hari menjajakan barang dagangannya. Mereka biasanya membeli bahan dasar dari beberapa penyulai mie baik mie basah maupun mie kering di pasaran.
”Sementara itu yang disebut mie aneka toping adalah usaha masakan mie yang menjual aneka olahan mie yang lebih berkualitas dan pilihan topingnya lebih bervariasi dengan rasa pedasnya berjenjang (berlevel). Usaha mie aneka toping ini biasanya dijual dengan menggunakan konsep resto atau rumah makan,” kata bu Yuyun kepada kru www.culinarynews.info, Rabu (25/05/2016) siang.

Usaha mie aneka toping ini pilihan menu yang disajikan lebih banyak dan bahan baku mienya juga lebih bermutu dibanding usaha mie ayam skala pedagang kaki lima (PKL) yang masih menggunakan gerobak dorong.
Beberapa jenis bakmi seringkali menggunakan nama daerah, nama pemilik usaha sampai keunggulan mienya. Usaha resto bakmi dalam skala besar dengan restoran mewahnya, misalnya Bakmi Gajah Mada, Bakmi Resto, Bakmi Gondangdia, Bakmi Golek, Cwei Mie Malang dan ratusan nama usaha masakan bakmi di daerah dalam skala resto baik kecil maupun  jaringan.
”Usaha besar resto bakmi tersebut pada awalnya  memang dirintis dari kecil namun dengan penuh komitmen dan kerja keras dari usaha skala rumah makan kecil kemudian menjelma menjadi resto besar bahkan resto jaringan franchise,” terang wanita paro baya ini kepada peserta.
Belakangan muncul nama-nama resto yang kekinian dengan menyebut sensasional menunjukkan bahwa pedas sebagai salah satu pendorong agar orang mengonsumsi mie lebih banyak lagi. Beberapa nama bahkan keluar dari pakem, mulai dari mie akherat, mie setan, mie kober atau mie neraka dan seterusnya.
Malahan  ada pebisnis mie aneka toping mengambil tema yang menunjukkan efek dari makan mie yang pedas seperti mie nyonyor, pedas mampus, mie kobong, mie tahanan dan seterusnya. Pasalnya mereka yakin masakan mie dengan memberikan level kepedasan diyakini bisa memberikan dampak adiktif bagi konsumennya sehingga inginnya makan mie terus dan terus.
Sebelum praktik membuat mie dan membuat mie ayam aneka toping pedas berlevel, bu Yuyun memberikan tips bagaimana menerapkan segmen pasar, membuat sajian mie yang unik dan berbeda dari biasanya, memilih lokasi usaha, menghitung modal usaha dan peralatan hingga profit margin-nya.
Dalam kesempatan itu, bu Yuyun juga  menerangkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk  membuat noodle (mie) mulai mie telur (basah), mie kering, mie sayur hingga pangsit mie ayam, sebelum praktik di Laboratorium Praktik Tristar Institute.
Untuk  membuat mie yang enak untuk pangsit, selain faktor pemilihan tepung terigu dan bahan pendukung lainnya (bisa dibeli di Toko 9), juga cara pengolahannya punya peranan penting.
”Tepung terigu sebagai bahan utama dalam pembuatan mie atau kulit pangsit, sebaiknya Anda gunakan tepung yang proteinnya tinggi agar diperoleh gluten yang tinggi untuk pembentukan mie,” kata bu Yuyun kepada peserta kursus.
Selain tepung terigu, ada bahan pendukung lainnya seperti Modified Starch Ultra Bond (MSUB) yang berfungsi untuk membantu agar adonan bisa elastis sehingga tidak mudah sobek. Disarankan, penambahan MSUB antara 5-15 persen dari jumlah tepung terigu yang dipakai.
Juga penggunaan Soda Kie S dan Soda Kie P yang bersifat sebagai pembantu pembentukan gluten sehingga tidak terasa keras tetapi kenyal. Begitu juga pengaplikasian bahan pengenyal Sodium Tripoly Phosphate (STPP) berfungsi sebagai pengenyal mie sehingga mie tidak mudah menjadi bubur.

Dalam praktik membuat noodle, kemarin,  peserta juga dikenalkan bahan pengawet makanan yakni Sodium Benzoat pada pembuatan mie telur (basah) agar tidak cepat rusak. Selain itu, pihaknya juga memakai Carboxy Methyl Cellulose (CMS) pada proses pembuatan mie kering sebagai pengikat bahan lain dan memberikan tekstur mie halus setelah direbus.
”Tak lupa kami pun menggunakan garam untuk memberikan rasa asin dan membantu pembentukan gluten dari tepung terigu sehingga mie mudah dibentuk. Pewarna (makanan) juga perlu dilarutkan dalam air supaya pewarna itu mudah bercampur dengan adonan tepung terigu,” kata bu Yuyun menjelaskan.
Usai praktik membuat mie telur beku tahan dingin dan panas tidak mengembung (basah), mie kenyal tanpa telur (kering), mie sayuran dan mie bening tanpa pengenyal low gluten, bu Yuyun juga mengajarkan cara membuat bumbu untuk mie serba guna, kuah kaldu beku siap saji portioning, aneka saos (sambal) pedas berlevel, bumbu tauco pedas, toping (babat/paru/daging) hitam manis, chicken katzu, siomay ayam (@ 20 gram), toping ayam dan pangsit mie.
Salah satu rahasia membuat pangsit mie ayam adalah dari kuahnya. Untuk citarasa yang istimewa, sebaiknya  Anda membuat kaldu untuk kuah pangsit dari tulang kaki sapi (sengkel). Citarasa kuahnya memang berbeda dengan kuah pangsit dari daging dan tulang ayam.
Begitu juga ketika praktik membuat kulit pangsit yang renyah  saat digoreng bersama isinya, selain menggunakan tepung terigu yang tinggi kandungan proteinnya,  merk Bogasari Kereta Kencana, misalnya, Anda mesti menambahkan Modified Starch Ultra Bond (MSUB), garam, telur ayam, minyak goreng dan air secukupnya. ”Terbukti kulit berikut isi pangsit crispy-nya terasa banget saat dicicipi usai digoreng,” tandas bu Yuyun sambil mengajak peserta kursus mencicipi pangsit goreng tersebut.
Nah, jika Anda berminat menjadi peserta kursus wirausaha di Laboratorium Praktik Tristar Institute, silakan menghubungi Tim Front Office (FO) Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-5, sekarang juga. (ahn)

Minggu, 08 Mei 2016

Akademi Pariwisata Majapahit – Kursus Tumpeng Kue Tradisional

Akademi Pariwisata Majapahit – Kursus Tumpeng Kue Tradisional

Terpikat Citarasa Kue Tradisional 

Untuk Bisnis Di Bali

Ada kue onde-onde, kue lapis beras, carabikang, semar mendem, kue ku (kue thok) dan bolu kukus mekar. Seiring berjalannya waktu, ke enam macam kue tradisional ini tidak lagi disajikan dalam ukuran normal, namun dalam ukuran mungil untuk menghadirkan tampilan yang cantik dan mengundang selera. Bersama instruktur, Chef Renny Savitri, M.Par, kue tradisional ini ditata begitu cantiknya menjadi sebuah tumpeng, seperti yang diharapkan oleh peserta kursus kali ini yang ingin mengusung citarasa jajanan tradisional Indonesia dalam bisnis makanan untuk hotel dan café di Bali.

Akademi Pariwisata Majapahit – Kursus Decoration Cakes

Akademi Pariwisata Majapahit – Kursus Decoration Cakes

Cantiknya Anniversary Cake &
Birthday Cake Hias Buttercream

Kepopuleran cake tart yang menggunakan buttercream masih menjadi daya tarik tersendiri. Ditambah lagi cake dengan hiasan buttercream dibuat berkarakter, pastinya akan lebih menarik. Inilah yang dilirik oleh peserta kursus dari Ambon bernama Wilma M, Van Room beberapa waktu lalu. Dalam kursus ‘Decoration Cakes’ dipandu oleh Chef Laurentia Vivi Wardana, S.Pd, membuat karya cantik Anniversary Cake & Birthday Cake yang dituangkan dalam detail hiasan buttercream pada cake. Lalu, apa saja yang musti diperhatikan?

              Menghias cake dengan bunga-bunga yang terbuat dari buttercream saat ini sedang populer dan sangat diminati. Selain menarik, susunan bermacam-macam bunga dengan kombinasi warna yang cantik ini pun dapat dinikmati tanpa menimbulkan rasa bosan atau tidak nyaman saat dinikmati.
           
Diterangkan oleh Chef Vivi bahwa buttercream yang diolah dengan bahan dan teknik yang benar dapat dinikmati tanpa meninggalkan rasa lengket di mulut atau ketika dimakan akan langsung lembut di mulut,” ucapnya saat menerangkan pembuatan butter cream.

Seru dan membutuhkan kreatifitas itu pasti. Ini tampak pada saat pembuatan Anniversary Cake yang penuh dengan bunga-bunga. Membuat bunga buttercream yang menarik tentu diperlukan pewarna, Chef Vivi menyarankan untuk selalu menggunakan pewarna yang kualitasnya bagus. Setelah buttercream diwarnai, peserta kursus ini siap membentuk kelopak menjadi bunga-bunga mawar yang warnanya bergradasi indah.

“Untuk membuatnya, jangan lupa alat berbentuk paku untuk memudahkan membentuk bunga di atasnya. semprotkan buttercream membuat putik terlebih dulu, lalu melingkarinya hingga berbentuk kelopak, secara bertahap bentuk kelopak kecil, sedang, kemudian untuk kelopak paling luar semprotkan butter cream lebih panjang,” jelasnya.
Setelah bunga-bunga jadi, perlu menyimpannya sebentar di lemari pendingin agar bunga sedikit mengeras sebelum diletakkan di atas cake.

Menurut Wilma M, Van Room, peserta kursus dari Ambon yang baru pertama kalinya ikutan kursus di Akpar Majapahit ini merasa belajar menghias buttercream cake sangat menyenangkan. Tingkat kesulitannya ternyata cukup mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja yang baru belajar membuat menghias cake, terangnya.

Lanjut di resep kedua membuat Birthday Cake karakter dengan menggunakan hiasan dari buttercream. Untuk cake ini pembuatannya cukup simpel dan dibutuhkan ketelatenan. Dengan menggunakan spuit untuk rumput, jadi deh cake karakter berbentuk seperti bulu-bulu ‘doggy’ yang cantik.

Masih penasaran dengan proses pembuatan ‘Decoration Cakes’? Tempat Kursus Akpar Majapahit di Surabaya, bisa menjadi pilihan untuk kursus. Setiap peserta bisa praktik sendiri dan hasilnya bisa dibawa pulang. Pasti menarik ! *Upi

Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com
Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8

Fax. (031) 8432050

Selasa, 26 April 2016

Chef Yanuar Kadaryanto Bimbing Peserta Kursus Cara Memasak Ayam Goreng Kremes ala Resto

Kursus Masak di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit
Awalid9
Chef Yanuar Kadaryanto Bimbing Peserta Kursus Cara Memasak Ayam Goreng Kremes ala Resto

AKHIR pekan lalu, Sabtu (23/04/2016), Laboratorium Praktik Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya melayani pelatihan memasak ayam goreng kremes oleh chef Yanuar Kadaryanto, di dapur kuliner 3, lantai 3 Gedung Graha Tristar.

Senin, 25 April 2016

Chef Masario Ajarkan Noodle Making di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit


Chef Masario Ajarkan Cara Membuat Mie Telur (Basah), Mie Kering, Mie Sayur dan Pangsit Mie Ayam
LABORATORIUM  Praktik Akpar Majapahit Jl  Raya Jemursari No. 244 Surabaya, kembali menghelat kursus membuat mie telur (basah), mie kering, mie sayur dan pasit mie ayam pada Sabtu (23/04/2016) siang.
Kursus noodle making yang diikuti empat orang peserta dari Surabaya dan Banyuwangi, yakni Maria Monica Tjahajo, Kennieta Chandra (keduanya dari Surabaya), sedangkan Erna Tri Infianing W., dan Diyah Rahmawati Rahayu (keduanya datang dari Banyuwangi).
Pelatihan noodle making kali ini dibimbing langsung oleh instruktur Masario Wahyu Saputro, SKG dengan dibantu seorang asisten. Pelatihan ini mengambil tempat di dapur kuliner 2, Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, lantai 3 Gedung Graha Tristar Surabaya.
Kepada peserta kursus noodle making  tersebut, chef Ario, sapaan akrab Masario Wahyu Saputro, menerangkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk  membuat noodle mulai mie telur (basah), mie kering, mie sayur hingga pangsit mia ayam, sebelum praktik di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit.
Untuk  membuat mie yang enak untuk pangsit, selain faktor pemilihan tepung terigu dan bahan pendukung lainnya (bisa dibeli di Toko 9), juga cara pengolahannya punya peranan penting.
”Tepung terigu sebagai bahan utama dalam pembuatan mie atau kulit pangsit, sebaiknya Anda gunakan tepung yang proteinnya tinggi agar diperoleh gluten yang tinggi untuk pembentukan mie,” kata chef Ario kepada peserta kursus noodle making, akhir pekan lalu.
Selain tepung terigu, ada bahan pendukung lainnya seperti Modified Starch Ultra Bond (MSUB) yang berfungsi untuk membantu agar adonan bisa elastis sehingga tidak mudah sobek. Disarankan, penambahan MSUB antara 5-15 persen dari jumlah tepung terigu yang dipakai.
Juga penggunaan Soda Kie S dan Soda Kie P yang bersifat sebagai pembantu pembentukan gluten sehingga tidak terasa keras tetapi kenyal. Begitu juga pengaplikasian bahan pengenyal Sodium Tripoly Phosphate (STPP) berfungsi sebagai pengenyal mie sehingga mie tidak mudah menjadi bubur.
Dalam praktik membuat noodle, kemarin,  peserta juga dikenalkan bahan pengawet makanan yakni Sodium Benzoat pada pembuatan mie telur (basah) agar tidak cepat rusak.
Selain itu, pihaknya juga memakai Carboxy Methyl Cellulose (CMS) pada proses pemuatan mie kering sebagai pengikat bahan lain dan memberikan tekstur mie halus setelah direbus.
”Tak lupa kami pun menggunakan garam untuk memberikan rasa asin dan membantu pembentukan gluten dari tepung terigu sehingga mie mudah dibentuk. Pewarna (makanan) juga perlu dilarutkan dalam air supaya pewarna itu mudah bercampur dengan adonan tepung terigu,” terang Masario, yang juga dipercaya sebagai asisten dosen pada Prodi Culinary Akpar Majapahit itu.
Usai praktik membuat mie telur (basah), mie kering dan mie sayur, chef Ario juga mengajarkan cara membuat pangsit mie ayam. Untuk resep lengkap pangsit mie ayam, pekerjaan yang dilakukan adalah (1). membuat kulit pangsit,  (2). isi pangsit, (3). kuah pangsit dan (4). tumisan ayam.
Salah satu rahasia membuat pangsit mie ayam adalah dari kuahnya. Untuk citarasa yang istimewa, sebaiknya  Anda membuat kaldu untuk kuah pangsit dari tulang kaki sapi (sengkel). Citarasa kuahnya memang berbeda dengan kuah pangsit dari daging dan tulang ayam.
Begitu juga ketika praktik membuat kulit pangsit yang renyah  saat digoreng bersama isinya, selain menggunakan tepung terigu yang tinggi kandungan proteinnya,  merk Bogasari Kereta Kencana, misalnya, Anda mesti menambahkan Modified Starch Ultra Bond (MSUB), garam, telur ayam, minyak goreng dan air secukupnya. ”Terbukti kulit berikut isi pangsit crispy-nya terasa banget saat dicicipi usai digoreng,” tandas Masario sambil meminta peserta kursus mencicipi pangsit goreng tersebut.
Ditemui kru www.culinarynews.info, seusai kursus noodle making di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, Diyah Rahmawati Rahayu, peserta kursus dari Bumi Blambangan (Banyuwangi), mengaku cukup puas setelah mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan membuat mie telur (basah), mie kering, mie sayur, dan pangsit mie ayam sejak pengenalan bahan, peralatan hingga mengolah bahan mentah menjadi pangsit mie ayam siap saji di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit.
”Bekal kursus noodle making di Surabaya yang saya ketahui setelah browsing melalui internet itu, akan saya praktikkan di rumah karena saya baru merintis usaha resto pangsit mie ayam di Banyuwangi,” kata ibu paro baya ini, seraya meyakinkan bahwa dengan bekal ilmu memasak ini  pihaknya optimistis jika usaha kuliner yang sedang dirintisnya di Bumi Blambangan ini bakal sukses. Semoga…!!!

Nah, jika Anda berminat menjadi peserta kursus wirausaha di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, silakan menghubungi Tim Front Office (FO) Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-5, sekarang juga. (ahn)